Beginilah Suasana Pasar Tanah Abang di Minggu Pagi

Pasar Tanah Abang

Berbelanja ke pasar tanah abang di jalan KH. Mas Mansyur jakarta Pusat, bayangan saya akan tertuju pada macetnya arus kendaraan disana dan ribetnya lalu lintas seperti yang banyak di ceritakan.

kemarin istri minta di antar kesana, sebab mau tukar baju yang sudah di belinya beberapa hari yang lalu, jadi mau enggak mau saya mengantar sang kumendan ke pasar tanah abang.

Dengan mengendarai motor kesayangan saya pun melaju, melewati jalan Basuki Rahmat, terowongan casablanka hingga sampai di jalan KH. Mas Mansyur.




Tetapi ceritanya jadi lain setelah saya menyaksikan sendiri sepinya arus kendaraan di minggu pagi. suasana  pasar yang lenggang jauh dari kesan macet dan riweh sama sekali.

Mungkin karena hari ini masih pagi dan di hari minggu pula, jadi belum banyak aktifitas di sini.

Pasar Tanah Abang di Minggu Pagi

Saya parkir motor di sini tepat di sebelah kanan lokasi saya berdiri, yaitu di trotoar pintu masuk sebuah toko, biasanya tempat parkir ini akan padat menjelang siang apalagi di hari biasa atau hari kerja.

Saya parkir di lokasi ini sebab biar mudah putar balik saat pulang, pikir saya. Karena kalau parkir agak ke dalam bisa repot saat putar baliknya. apalagi kalau pas lalu lintas padat, karena mesti lawan arus sedikit.

Tau sendirilah jalan di jakarta itu suka di tutup arah putar baliknya untuk mengurangi kemacetan tetapi tetap tidak bisa menghilangkan kemacetan.

Pasar Tanah Abang di Minggu Pagi

Masih pagi ya, jam masih menunjukkan pukul 8:23 WIB  terlihat di jam digital pasar. Matahari pun bersinar dengan cerahnya namun masih lembut dan hangat.

kontras dengan suasananya yang adem ayem.

Pasar Tanah Abang di Minggu Pagi

Saya dan istri memasuki pasar tanah abang melalui pintu di Blok B, karena di pasar tanah abang ini memang terdiri dari beberapa blok pasar. namun karena istri kemarin belanja di blok B jadi sasaran utama saya di blok B ini.

Pasar Tanah Abang di Minggu Pagi

Lenggangnya minggu pagi di lobby pasar tanah abang, karena saya lihat beberapa toko juga masih belum buka dan pengunjung pun hanya beberapa.

Pasar Tanah Abang di Minggu Pagi

Nah, di toko baju ini nih istri mau tuker belanjaannya, barang yang sudah di beli boleh kok di tuker asalkan masih ada label tokonya terus bon belanja yang kemaren.

Pasar Tanah Abang di Minggu Pagi

Di pasar ini sejauh mata memandang yang terlihat pakaian semua, yah... namanya juga pasar tekstil terbesar di Asia Tenggara, bukan pusat elektronik.

30 menit pun waktu berlalu dan suasana pasar berangsur mulai ramai. hari juga mulai menjelang siang.

Pasar Tanah Abang di Minggu Pagi

Seperti biasa, di saat istri sibuk memilih-milih pakaian, saya lebih memilih untuk mencari tempat duduk karena tidak tahan berlama-lama berdiri seperti istri.

Apalagi pasti lama karena harus memilih model yang cocok dan tawar harga yang pas.

Begitulah suasana pasar tanah abang di minggu pagi, sepi.. sepi... dan sepi..

6 komentar

  1. Nama Pasar Tanah Abang, sungguh terkenal sampai ke Sumatera ditempat saya berada, mas.

    Banyak pedagang sering berbelanja kesana. Tapi kok sepi yach Mas....kapan ramainya ? apa pembelinya pada liburan semua ke tempat wisata ? ngk ditanya dengan satpamnya mas , kenapa suasana masih sepi ? :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sepi Kang, karena emang masih pagi pas hari minggu plus liburan natal dan tahun baru.

      lengkap sudah. :)

      Hapus
  2. Dulu saya suka ke Pasar Tanah Abang, dan parkirnya saya agak jauh sedikit. Nanti jalan kaki dan lewat jembatan penyebrangan. Tampak sepi karena hari liburan, coba jika bulan puasa, aduh,,, sesaknya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wahh... kalau pas bulan puasa apalagi menjelang lebaran. jangan di tanya deh sesaknya.

      bisa-bisa mau kentut aja susah. hihi

      Hapus
  3. walah kalau saya perhatiin mas andi ini suka jalan-jalan ya. hehehe beruntung banget dah wanita yang dapetin mas andi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya saya cuma suka aja melihat-lihat keluar sana. tapi kadang juga suka berdiam aja di rumah.

      ya pas... dapet istri yang juga suka jalan hihi

      Hapus