Efek Nonton KARMA, Baik atau Burukkah?

Malam itu tiba-tiba anak saya menggambar di selembar kertas, sebuah kalimat yang agak menyeramkan menurut saya.

"Dek, nulis apa itu?"  dia tidak menggubris, cuma senyum-senyum dan lanjut menggambar.

Setelah selesai dia memberitahu saya, dia meminta saya menyerahkan selembar kertas bergambar ke mamahnya.

"ini Yah, tolong kasih Mamah"

Setelah saya beritahu sang mamah, beliau malah tertawa kencang. bukan karena gambarnya dan tulisannya.

Tapi karena maksud yang ada di tulisan dan gambar itu.

Coba,  apa yang di gambar anak saya?

Anak saya, menggambar hantu dan tulisan "Bebaskan, Tolong saya Roy."

Kenapa saya dan istri saya tertawa? Karena anak saya membuat gambar hantu, saat istri sedang menonton acara Karma di Antv. Sekitar jam 10 malam.

Efek Nonton KARMA, Baik atau Burukkah?


KARMA merupakan program misteri reality show yang mengangkat kisah nyata dari 31 partisipan sesuai tanggal lahir. Mereka berlatar belakang cerita berbeda-beda dari angka kelahirannya masing-masing.

Acara ini di pandu oleh seorang indigo bernama Roy kiyoshi, dan Robby Purba.

Memang, hampir di setiap episode Roy selalu menggambar sosok menyeramkan dan kadang juga suka menirukan suara menyeramkan seperti minta tolong, yang di klaim beliau adalah jeritan mahluk halus.

Acara misteri reality show ini memang agak menegangkan

Rupanya acara ini merasuk ke daya hayal si cilik yang kebetulan ikut nonton. lagi-lagi sebagai orangtua yang baik..ciee   Saya dan istri harus mengarahkan agar si anak bisa berpikir dengan logis.

Tontonan ini bagi saya dan istri adalah sebagai hiburan, terlepas kontroversi di luar sana yang katanya acara ini adalah musrik dan mengarah kepada syirik.

Bagi saya... efek acara ini bagus buat istri. karena apa? Setelah menonton acara ini istri saya yang dulunya sulit tidur. mendadak jadi gampang tidur.

Menurut beliau, pas nonton acara ini seperti ada yang dongeng. Dan lama-lama pun dia pules ketiduran.

Bagi yang agak sulit tidur, boleh mencoba trik yang istri saya lakukan. tapi jangan lupa tv-nya di timer. 😀

Baik buruk sebuah acara televisi, sebenarnya kamu sendiri yang bisa menilai. Jika di rasa kurang bagus ya gak usah di liat.  Gitu aja Kok repot

14 komentar

  1. Aku jaraaang bgt ntn tv, nggak mesti setahun sekali mantengin tv.. Kecuali acara sepak bola, wkwkwk
    Btw aku boleh kali ya, bikin gambar gt kasih tulisan. Bebaskan aku dari Mantan ya Rabb. Hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. salut deh kalau jarang nonton tv, saya mah jarang enggak nonton tv. rupanya penggemar bola juga ya?

      usul yang bagus, buat artikelnya sekalian. ha..ha..

      Hapus
  2. Wah, sama kaya Kang Nata, suka nonton Karma. Saya mah ogah, hehe.

    BalasHapus
  3. Hemm.. baik atau buruk itu tergantung pada orangnya. Tidak bisa mengatakan bahwa sesuatu akan baik atau buruk tanpa melihat hasil.

    Cuma, kalau saya pikir Karma itu sendiri bukan sebuah acara yang ditujukan untuk mendidik. Lebih menekankan pada sisi populer karena pembuatnya tahu bahwa masyarakat Indonesia, gemar yang bersifat mistis, misterius, heboh, apalagi kalau melibatkan orang terkenal.

    Saya hanya sekali nonton saja.. setelah itu, saya tidak melihat acara ini sebagai sesuatu yang menyenangkan, jadi ya berhenti.

    Cuma jelas, anak kecil tidak seharusnya nonton.. karena isinya memang bukan untuk mereka.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya malah sering nonton Pak, saya ambil yang baik aja. sih. dan anak saya saya suruh tidur. enggak lupa saya pasang timer juga :)

      Hapus
  4. Waduh ternyata ada juga teman yang dari Tanah Jawa ketularan nonton si KARMA.

    Pandangan terhadap Acara KARMA Di ANTV tergantung pada pribadi dan sudut pandang masing2.

    Kalau saya memandangnya, lebih pada sisi Positifnya, yaitu bahwa alam Ghaib, JIn dan Ilmu sihir itu memang benar adanya.

    Serta Dampak negatif terhadap penggunaan ilmu sihir dan benda2 mistis memang benar adanya.

    Jadi kesimpulannya, berjalanlah dijalan lurus yang diajarkan Oleh Agama, jangan neko2, apalagi sampai berkerja sama dengan JIN demi sebuah kepentingan duniawi, amit2 jangan dilakukan karena akan berujung kesengsaraan. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada teman sealiran nih. saya percaya sama hal gaib. karena saya mengalaminya.dan saya percaya pada energi positif atau negatif di suatu lokasi.

      jadi intinya kalau mau ngapa-ngapain jangan lupa berdoa, karena jin itu bisa ada di mana saja.

      dan jangan percaya sama dukun. kalau mau kaya.

      Hapus
  5. Pernah si nonton karma itu juga di youtube, hehe
    Menurut saya si buat anak" lebih baik dijauhin takutnya pikirannya malah yang didapet negativ nya, :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul sudah saya jauhkan. namun suka kecolongan ikut nonton. mending tvnua di matiin aja leboh aman. :)

      Hapus
  6. Nontonnya lewat gadget aja, biar anak nggak tau kalau udah suka mah, Mas..hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul itu, nonton pake hp pake earphone. biar gak ada yang denger.

      Hapus
  7. Saya nggak pernah nonton TV, maklum nggak punya TV. Ada TV hape jadul pun rasanya malas untuk nonton. Pernah mendengar dari seseorang acara Karma di TV.

    Menurut saya, dari tulisan di atas Acara Karma baik adanya. Tanpa melantunkan lagu Nina Bobok saja, istri Masandi Wibowo bisa meninggalkan dunia nyata menuju dunia mimpi hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tv nya di gadaikan ya Mba buat modal mudik. he..he.. :)

      iya mba dari tulisan di atas sih sepertinya begitu. tapi saat ini istri sudah bosan dengan acara tersebut. awalnya aja penasaran saat ini malah sudah enggak nonton lagi.

      Hapus