Ide Menulis Tentang BKT [Banjir Kanal Timur], Yang katanya Angker

Dilarang Mandi di BKT [Banjir Kanal Timur]

Jalan-jalan itu enggak harus ketempat yang jauh bahkan cuma di sekitaran rumah juga bisa di bilang jalan-jalan, jadi bohong besar kalau blog travelling itu bakalan kehabisan ide, enggan mengeksekusi ide sih iya.

Dan mungkin ada yang mengangap ide yang terlintas di kepala itu terlalu remeh atau sepele.
kalau menurut blog maniak menulis sih untuk mendapatkan ide, cukup bawa kamera keluarlah dan carilah kerumunan, maka ide akan di dapat dari hasil jepretan kamera.

Jika berpikir ide kamu itu sepele dan kamu anggap remeh, coba main deh ke blognya mang lembu, saya pernah baca artikel yang membahas tentang "CD" ibu-ibu yang nyengsol plus gambar, artikel itu sampai banyak banget yang komentar loh.




Saya juga mendapatkan ide untuk menulis artikel ini cuma dari hal yang sederhana, saya cuma ingin mengajak anak saya ke BKT untuk melihat doser keruk atau alat berat yang terparkir di pinggirannya.

Tapi apa yang terjadi, ternyata saya bisa mendapatkan ide dari hasil jeprat-jepret kamera.

Saya mendapatkan ide untuk menulis tentang pemanfaatan lahan pinggiran kanal oleh masyarakat sekitar.

Dilarang Mandi di BKT [Banjir Kanal Timur]

Beginilah penampakan pinggiran kanal yang di manfaatkan untuk bercocok, tanam, jika di telusuri di beberapa bagian ada yang ditanami semangka, kacang, cabai, singkong, bayam, kangkung , terong dan lain-lain.

Yang mengelola, ya masyarakat sekitaran kanal, setahu saya sih dengan ijin Rt / Rw dulu, biar aman. Karena namanya juga lahan punya pemerintah. bisa saja saling berebutan kalau tidak ada ijin yang jelas.

Dilarang Mandi di BKT [Banjir Kanal Timur]

Sabtu pagi ini jalanan masih agak sepi, maklum weekend, biasanya jalanan akan  ramai pada saat menjelang siang.

Dilarang Mandi di BKT [Banjir Kanal Timur]

Ini nih hal yang paling dilarang dari dulu, larangan mandi atau berenang di dalam kanal, sebab kanal timur itu terlihat tenang.

Namun menurut sejarah dari cerita yang banyak beredar kanal timur ini sudah banyak makan korban jiwa. dulu saat tahap awal pembanguan sudah pernah ada yang tenggelam karena mandi di sini, dan setahu saya kebanyakan sih korbannya anak-anak atau remaja.

Dan terakhir kanal ini memakan korban jiwa tetangga saya seorang remaja yang menceburkan diri kedalam kanal. Dan baru ketemu sehari kemudian oleh tim SAR tesangkut di pintu air. beberapa kilometer dari titik korban terakhir terlihat.

Entah gimana ceritanya hingga tiba-tiba remaja itu menceburkan diri, karena ada beberap versi cerita  yangberedar, cerita yang mistis dan cerita masuk akal.

Versi Mistis

Katanya dia sehabis membuat sadar orang yang kesurupan lalu tiba-tibatubuhnya terasa gerah lalu ada semacam dorongan yang menyuruh untuk melompat ke kanal.

Versi yang agak masuk akal

Waktu itu dia mandi dengan sesama temannya karena enggak bisa berenang akhirnya dia hanyut karena enggak berhasil di selamatjkan oelh kawan-kawannya.

Tapi cerita yang mistis yang lebih mencolok yang beredar di masyarakat. yah... maklumlah cerita yang mistis kerap menjadi cerita yang lebih menarik di dengar.

Saya enggak tahu persis sih yang mana yang bernar.

Yang jelas saat main kenal timur saya cuma bisa berhati-hati dan selalu mengingatkan anak-anak agar lebih hati-hati dan selalu berdoa.

Itu Saja.

2 komentar

  1. mmmmm... jangan2 Mas Andi Adalah Bos Proyek pengerukan di BKT. :)

    Jadi pura2nya jalan2,,,,eeee ngk taunya sdg awasi si Anak buahnya yg sedang kerja. :)

    Anak kecil memang harus dibawah pengawasan klu mau kesana, lebih aman ngk kesana. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. tau aja kang. :)

      betul memang sebaiknya anak-anak di awasi di sini jangan melewati batas plang tanda peringatan.

      karena takutnya bisa tercebur.

      Hapus