Hikmah Menulis Untuk Diri Sendiri di Blog

Pagi itu saya mendapat pesan watsapp dari istri yang isinya seperti ini


 ***
Ceritanya kemarin istri mau bayar pajak motornya sendiri ke Samsat jakarta timur, karena kegiatan ini setahun sekali, ia lupa syarat apa aja yang harus di bawa saat bayar di Drive thru.

Untungnya saya pernah bikin artikel pengalaman saya saat membayar pajak motor di drive thru, jadi saat saya tidak langsung menjawab dan merespon, istri dengan sigap membuka blog saya.

Kan gak harus bikin artikel sendiri Mas? bisa langsung browsing di google?

Pertanyaan bagus.

Iya, bisa aja kita langsung browsing di google dan akan banyak bertebaran artikel disana, tetapi menuliskan sendiri pengalaman itu lebih baik menurut saya. Sebab saat baca artikel milik sendiri, saya akan dapat dari sumber yang bisa di percaya yaitu diri saya sendiri.

Betul apa betul?

Senangnya lagi kalau artikel kita itu bisa membantu memudahkan urusan orang lain.

Bukan cuma artikel itu aja sih, yang pernah membantu mempermudah orang lain.

Waktu itu juga seorang teman pernah bertanya ke saya, kalau mau blokir kendaraaan yang sudah di jual biar gak kena pajak progresive gimana sih caranya?

Ya saya gak bisa jelaskan panjang lebar, saya cuma bilang

"nanti saya kasih link artikelnya, baca aja sendiri"

Beres kan.

Itu cuma segelintir contoh aja, hikmahnya menulis pengalaman-pengalaman sendiri di blog.

Masih banyak contoh lainya bagaimana sebuah tulisan mampu membatu seseorang menjadi jauh lebih baik.

Bahkan kabarnya sebuah tulisan itu mampu mengubah peradaban.

Oleh karenanya saya akan selalu menuliskan pengalaman-pengalaman saya di blog.

Mungkin bagi sebagian orang biasa saja dan tidak menarik, tapi bisa saja berguna bagi sebagian yang lainnya.

Seperti yang pernah saya baca di blog Maniak Menulis

Menulis Untuk Menyenangkan Orang Lain Itu BERAT! 
Menulis Untuk Diri Sendiri Bisa Menjadikan Anda Seorang Blogger Yang Baik 

Keep writing. 😉

6 komentar

  1. Yup..... Bapak benar sekali. :)

    menuliskan pengalaman, selain berguna buat orang lain juga sebagai media pencatat seseuatu yang penting, sehingga jika butuh kita tinggal buka, maka jeng-jeng-jeng.... kelar urasan satu.

    Saya pernah terdampar di Blog maringenet cukup lama, demi membaca pengalaman membuat akun Pay Pal.

    Sebuah poin keuntungan buat si Penulis. ada yg baca berulang2 seperti saya. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup.. pengalaman memang sangat berharga.

      Dan pengalaman juga bisa dikatakan sebagai guru.

      Yang mengajari kita.

      Hapus
  2. Itu juga salah satu motivasi saya menulis di blog. Dibandingkan tulisan orang lain, saya lebih percaya pengalaman diri sendiri. Terus kalo lupa, kan tinggal buka postingan di blog :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya saya juga percaya tulisan mba Nisa, sebab kebanyakan dari pengalaman pribadi.

      Dan kadang lucu.

      Hapus
  3. Saya juga gitu mas kemarin pas beli domain baru dan mau install wordpress di hosting buka artikel lama jadi enak gak perlu cari cari lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mas dwi, selain sebagai bahan postingan, menulis di blog juga bisa di jadikan sebagai catatan arsip, yang sewaktu-waktu bisa kita buka lagi.

      Hapus