Rabbit Land [at] Gading Walk, Bermain dengan Kelinci Lucu Sampe Mules

Rabbit Land [at] Gading Walk

Sabtu Sore...

Saya, Istri, dan tantenya anak-anak bingung.

Bingung mau jalan, akhirnya di putuskan melipir ke Summarecon Mal Kelapa Gading (MKG), tepatnya di Rabbit Land di Gading Walk.

karena area ini sepertinya cocok untuk bermain anak saya dan ponakan.

Rabbit Land merupakan sebuah taman area outdoor dimana anak-anak ataupun orang dewasa dapat bermain bersama kelinci serta melakukan aktivitas memberi makan kelinci.

Berada di tanah seluas 550 meter persegi, saat ini Rabbit Land memiliki sekitar 24 kelinci yang dapat diajak bermain bersama

Rabbit Land [at] Gading Walk

Hanya dengan membayar Rp 30.000,- sekali masuk, para pengunjung sudah dapat bermain sepuasnya serta memberi makan kelinci-kelinci yang terdapat di taman ini.  dalam arti sampai anak-anak bosen.

Harga tiket masuk sudah termasuk makanan kelinci berupa wortel. Jika pengunjung ingin membeli tambahan makanan dapat membelinya hanya seharga Rp 5.000,-.

tapi jujur wortel yang di kasih imut banget, karena wortel 1 yang di belah 4 kayaknya.

Jam buka Rabbit Land 


Rabbit Land buka Setiap hari 
pukul 16.00-20.00 WIB untuk hari Senin-Kamis 
pukul 16.00-21.00 WIB untuk hari Jumat-Minggu. 

Karena letaknya yang berada di area outdoor, Rabbit Land membuat kebijakan menutup areanya jika cuaca di luar sedang tidak bersahabat seperti adanya angin kencang ataupun hujan. 

Pengunjung yang sudah membeli tiket masuk namun belum sempat bermain karena kendala cuaca, masih dapat menggunakan tiketnya di kemudian hari.

kalau yang ini nih kebijakan yang menguntungkan menurut saya.

Rabbit Land [at] Gading Walk


Bertahun-tahun, yang saya tahu cara memegang kelinci yang benar adalah dengan memegang kupingnya. Ternyata saya salah. Cara memegang kelinci yang di anjurkan, seperti pada gambar di atas.

Dilarang membawa makanan atau minuman dan benda tajam ke dalam area Rabbit land, kecuali wortel untuk makan kelinci yang sudah di dapat berikut tiket masuk.


Rabbit Land [at] Gading Walk

Tapi menurut saya, makanan kelinci yang di berikan sia-sia, sebab para kelinci ini seperti nya sudah terlalu kenyang untuk di beri makan.

Mereka pun akhirnya enggak terlalu nafsu waktu di sodorin wortel, yang katanya salah satu makanan favoritnya.

Rabbit Land [at] Gading Walk

gemes kelincinya gak mau makan, anak saya akhirnya memutuskan menggendong si kelinci.

Rabbit Land [at] Gading Walk

kelinci-kelinci itu berlarian dan banyak yang berusaha bersembunyi. apalagi anak-anak ini malah asik mengejar saat kelinci berlarian.

saya cuma mikir, apa gak pada stress ini kelincinya di kejar-kejar. belum yang di unyel-unyel anak-anak.

Gak hanya kelinci yang di lapangan, kelinci yang di dalam kandang pun jadi sasaran target mereka.

Rabbit Land [at] Gading Walk

Saya yang jadi kasian ngeliat kelinci-kelincinya di bopong kesana kemari lalu di kejar-kejar sama anak-anak. secara bergantian.

Mungkin kelincinya memang di latih untuk hal seperti ini, jadi mentalnya sudah kuat. Atau cuma saya aja yang berlebihan mikirin nasib tuh kelinci.

Rabbit Land [at] Gading Walk

Anehnya, anak saya gak betah berlama-lama di dalam, belum ada satu jam sudah mau keluar.

Mungkin bosan di dalam, karena menjelang sore Rabbit Land makin ramai. jadi harus benar-benar antri kalau mau pegang kelinci.

Koreksi: setelah saya usut ternyata anak-anak minta keluar karena ponakan saya perutnya mules dan mau PUP. 

"Pakde, aku mau keluar!" kata ponakan saya.
"Nanti dulu, ya. Mamanya lagi beli minum." saya berusaha membujuk mereka.

dan gara-gara saya gak ngerti maksud mereka, akhirnya ponakan nekat ee di celana. hadeuuh... 

Ternyata yang mau keluar itu bukan dianya, tapi anunya itu loh.

Saya jadi terngiang-ngiang perkataan istri saya. beberapa tahun silam.

"Cuma seorang ibu yang mengerti kemauan anaknya, karena seorang ibu itu liatnya pake perasaan. bukan pake mata!"

Istri saya memang selalu bisa menebak dengan hanya melihat anaknya, beliau bisa membedakan anaknya lagi pipis atau ee. Dengan hanya melihat ekspresinya.

 "liat nih yah, pasti nih anak lagi ee" dan setelah di buka popoknya ternyata bener.


Suatu hari saya gak mau kalah.

"Kalau cuma gitu,sih. Saya juga bisa."

"Liat nih, mah. Kalau di raba basah berarti pipis, kalau diraba lengket, berarti ee". 😁

20 komentar

  1. Wah, seru juga ya,,,
    Jadi pengen main sama kelinci juga. Orang dewasa boleh ikut main juga kah? Atau anak-anak saja?

    BalasHapus
    Balasan
    1. seru, orang dewasa banyak juga kok yang main menemani anaknya.

      awas loh, nanti ngidam kelinci. :)

      Hapus
  2. Saya malah fokus dibagian akhirnya sih. Yg dipegang lengket. 😂
    Tapi kayaknya memang kelincinya bakalan stres itu. Aku kira tadinya bakal jinak dan malah dekat2 sama orang. Ternyata harus dikejar2 jg

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebenernya inti ceritanya ponakan yang mules. sebab lucu aja ngeliat dia diam aja waktu udah keluar di celana. :)

      kelincinya jinak-jinak. tapi namanya juga anak-anak. malah di kejar-kejar

      Hapus
    2. Kok saya sama yach seperti Mbak Anggun, Fokus ke bagian kata " lengket " sampai2 nafsu makan jadi berkurang. :)

      Kelincinya pasti kecapekan...... :)

      Hapus
  3. bagus tuh mas, biar mules yang penting sikecil bisa meluk meluk kelinci...

    dibawa pulang satu kelincinya biar nanti saya beli....

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya gara-gara meluk kelinci kali jadi mules,, di bawa buat di goreng. :)

      Hapus
  4. Rasanya saya setuju dengan komentar di atas deh mas☝️

    Jika saja para kelinci bisa baca tulisan Mas Andi Wibowo, mungkin itu bisa jadi obat stress mereka ��

    Salam kenal mas ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ohh... jadi ikut-ikutan minta di bawa pulang kelincinya? :)

      paling enggak mereka bisa merasa tenang, ada yang perhatian juga.

      salam kenal juga.

      Hapus
  5. Hahaha ... lucu ya kelincinya pada ngga mau makan 😃
    Pasti pada kekenyangan tuh karena selalu diberi makan sama tiap pengunjung.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kelincinya bosen kali makan wortel. mungkin mereka pingin makan hamburger atau pizza. :)

      Hapus
  6. Yah parah... cara ngeceknya bener-bener nggak banget.

    Lagian jam bukanya kok pukul 4 sore sih, terlalu sore banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu cek cara manual untuk memastikan :)

      iya, sore hari itu udaranya adem dan sejuk. mungkin kalau pagi kelincinya di suruh olah raga dulu biar selalu fit. ha..ha..ha..

      Hapus
  7. Kelinci atau arnab memang sedap dimakan..

    orang kata.

    saya belum lagi cobanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. kata orang sih enak, saya juga pernah coba.

      tapi kalau peliharaan sendiri enggak tega untuk menyembelih.

      Hapus
  8. wuih murah ya 30rb
    cocok banget buat ngajakin anak kecil kesini...

    BalasHapus
    Balasan
    1. murah meriah, sepuasnya lagi. kalau mau boleh kok sampai jam tutp. kalau kuat sih. :)

      Hapus